Showing posts with label Story. Show all posts
Showing posts with label Story. Show all posts

Hachiko Monogatari Movie


Another Hachiko Movie! Film Hachiko Monogatari juga merupakan film tentang kesetiaan anjing jenis Akita. Dan aku yakin Anda bisa terharu menontonnya. Banyak juga para pecinta anjing yang menyukai film ini.
Berikut adalah videonya. Yang Pastinya sudah dilengkapi dengan subtitle bahasa Inggris. Tanpa basa-basi lagi, mari menikmati... :')


Part One

Part Two
 

Part Three


 Part Four
 
Part Five
   
 Part Six
   
 Part Seven
   
 Part Eight THE LAST PART
 

Sumber gambar: http://prediksihasil.files.wordpress.com/2011/05/hachiko2bmonogatari.jpg
Sumber Video : Youtube, bootyfulization

Perjuangan seekor anjing buta






Lily, seekor Great Dane yang buta, dan Maddison, teman pemandunya, telah menggugah hati semua orang. Majikan mereka tak lagi bisa menjaga mereka dan membuat rumah untuk keduanya. Pasangan itu memerlukan majikan baru yang berlapang dada untuk kedua anjing ini, yang telah terpisah selama 5 tahun terakhir.

Lily kehilangan matanya oleh suatu penyakit yang menyebabkan bulu matanya tumbuh kedalam dan menusuk bola matanya, yang mana sudah terlalu rusak sehingga dokter harus mengoperasinya.

Setelah operasi, Lily yang berani, berusia 6 tahun, tidak punya waktu untuk mengeluh ataupun merasa berduka pada dirinya sendiri karena temannya yang baru, Maddison (7 tahun), menjaganya tanpa keraguan sedikit pun.

Maddison selalu mengambil waktu luangnya untuk menjaga Lily, berjalan-jalan, berjalan selalu didekatnya, dan menyentuh hidung Lily sehingga dia tahu kemana ia harus pergi.

Sayangnya, majikan Maddison tidak bisa menjaga mereka, dan yayasan berusaha untuk memindahkan mereka.


Presiden dari Yayasan tersebut, Loiuse Cabell, mengatakan : "Maddison bukan hanya anjing penuntunnya Lily, tapi dukungannya sangat besar untuk mengatasi kesulitan Lily. Jika mereka jauh dari rumah, Maddison akan mengarahkan Lily sehingga ia tahu kemana untuk pergi. Sangat bagus untuk ditiru. Maddison sangat perhatian dan selalu bersama Lily.

Dengan penglihatannya yang rusak, indra yang lainnya memperkuat Lily. Walaupun tidak selalu berpisah, Lily selalu tahu jika Maddison ada didekatnya. Saat malam hari, mereka akan meringkuk bersama-sama untuk tidur dan sangat akrab dengan keluarga. Lily melakukan semua yang anjing normal lakukan dan jika kamu lihat dari jauh, kamu bahkan tidak akan menyadari bahwa dia buta."


sumber : http://www.hachikomonogatari.blogspot.com/2011/10/la-increible-historia-de-una-gran-danes.html

Story of Lucky

Dikutip dari Andy Maryland's dan justlittlechat.blogspot.com

Lucky saya pelihara mulai tahun 2000, yang mana dia telah dipelihara terlebih dahulu oleh teman saya selama 6 bulan. Berhubung dengan kesibukan teman saya, Lucky kemudian dihibahkan ke saya. Yang dia anggap saya dapat merawat Lucky dengan baik.

Selama menjadi bagan dari keluarga kami, Lucky tidak pernah nakal maupun usil. Dia juga sangat pandat, ini terbukti dari kelakuannya yang tidak pernah berbuat nakal atau makan sembarangan.

Lucky sangat menyukai kaum Adam, Di rumah dia selalu mengikuti saya pergi. Jika ada tamu pria yang datang... Wah!! Akan lengket bagaikan lem.

Lucky selalu tidur diatas ranjang dan selalu ditengah-tengah saya dan istri. Seolah-olah dia juga ingin merasakan kehangatan dan kasih sayang kami.


Selama hidup dengan kami, Lucky sudah empat kali melahirkan dan dia benar-benar seorang ibu yang hebat. Dia bisa menolong sendiri kelahirannya. Bahkan bisa menjaga anaknya selama 24 jam. Terakhir kali dia melahirkan 9 bulan yang lalu, tetapi anaknya hanya satu ekor. Karena faktor usia yang bisa dibilang sudah cukup tua. Namun, sayang sekali anaknya hanya bertahan selama dua minggu karena keteledorannya. Anak anjing tersebut tergulung dibawah kain dan kehabisan nafas. Kejadian itu sangat membuatnya terpukul. Bahkan dia murung selama 3-4 hari, dan mencoba mencari anaknya. Akhirnya saya dengan segala upaya berusaha menyembuhkan kejiwaan dan trauma, dan syukurlah, berhasil! Akhirnya dia bisa hidup normal dan bahagia lagi seperti semula. 

Hingga pada suatu siang ...

Kepergiannya sangat berkesan bagi kami...

Lucky mulai sakit 1 minggu lalu, dimana waktu itu saya juga sedang sakit. Selama sakit, segala urusan makanan diurusi oleh istri saya. Dia menyuapi Lucky. Kami juga memberikan infus padanya, berhubung dia sering muntah yang menyebabkan banyak cairan hilang. 

Tiga hari yang lalu, saat melakukan check-up rutin di dokter. Dokter berkata bahwa jika dilihat dari kondisinya, memang sudah waktunya untuk Lucky. Karena daging pahanya sudah mengeras. 
Kesimpulan kami pada saat itu, Lucky masih belum rela meninggalkan kami.

Melihat kondisinya yang seperti itu, dengan berat hati saya berkata pada Lucky bahwa kami sudah mengikhlaskan kalau memang Lucky sudah tidak kuat. Namun Lucky seakan-akan mengerti maksud kami, dan mencoba bertahan hidup selama tiga hari terakhir.

Akhirnya tadi siang (14 November), sewaktu saya tinggal pergi dan balik kembali, kami melihat Lucky sudah tiada. Sedih rasanya, melihat kesetiannya selama 11 tahun tidak pernah mengeluh saat hidup kami susah, tidak pernah menuntut apapun saat kami jaya. Semua selalu pada porsinya. 

Hal yang paling Lucky suka adalah tidur disampingku. Kini dia telah tiada. Semoga di surga telah tidur bersama Yesus dalam damai, bersama saudaranya yang telah mendahului.

Doa kami menyertai Lucky, kelak semoga dia terlahir kembali dalam kesempurnaan.

We're Proud to have her.
Dedicated for our beloved Lucky...

sumber gambar : internet

Jangan Tinggalkan Aku! (Wajib Baca)

Diambil dari Youtube dengan judul "This is the saddest story you will ever read". Untuk video disajikan di bagian paling bawah. Silahkan menyimak... :')

--

Hari demi hari aku menunggu tapi kau tak kunjung datang. Apa yang kulakukan sehingga pantas menerima siksaan ini? Aku tetap duduk di sisi jalan tempat kau pertama kali meninggalkan aku. Akankah kau kembali? Aku percaya kau akan kembali. Apakah kau kembali? Tidak...

Aku berpikir mungkin kau hanya menurunkan aku untuk beberapa menit. Kau membuka pintu mobil dan mengeluarkanku... Kau pun membanting pintu mobil dan melaju pergi, meninggalkanku di belakang. Aku disambut oleh sesuatu yang asing dan sama sekali tak ramah.

Dimana penyelamatku? Kupikir kau peduli. Tapi siapa yang mau aku sekarang? Tidak ada seorangpun. Seekor anjing yang trauma, kurus, badan penuh luka darah. Aku tidak melakukan sesuatu yang salah. Bagaimana bisa kau tinggalkan aku disini? Hatiku yang hancur tak mau hidup lagi. . .

Mengapa tak kau tembak saja aku daripada aku harus menderita dengan diabaikan oleh semua orang? Kuharap kau tahu aku sangat kesepian. Kalaulah kau tahu rasanya. 

Aku mengingat kembali saat pertama kali kita bertemu. . . 

Aku adalah seekor anak anjing riang yang tak pernah memikirkan masalah. Aku ingat saat kau mengangkatku dan berseru "Kau milikku Pluto!". Aku rindu suaramu. Suaramu yang tenang yang bisa membuat semua sakit hilang. Kau membawaku pulang. Sejak saat itu, aku sangat menyayangimu. Hidup terasa begitu indah. Saat dimana aku merobek bantalmu dan kau mencoba untuk memarahiku tapi akhirnya malah tertawa dan memelukku erat-erat.

Sejak kau pindah dari rumah orang tuamu bersamaku ke apartemen kecil yang kotor, kau hanya punya sedikit waktu bermain denganku. Ketika kau pulang, aku sangat gembira menyambutmu. Tapi kau selalu terlihat lelah dan bosan. "Diam anjing," katamu. Kau telah melupakan namaku... "Shut the @#$%^&* up you filthy mouth" Kemudian kau memaki. Aku mendegar kau menyumpahi sesutau tentang "anjing bodoh". Kurasakan kasih telah tiada.

Kau menarik kalungku dan mendorongku masuk ke mobil. ,Melihatmu menyetir kebut-kebutan dalam kegelapan membuatku merasa ada yang salah. Kita berhenti di suatu tempat asing. Pintu terbuka dan kau mendorongku lagi keluar secara kasar. Kemudian kau membanting pintu dan melaju pergi. Aku menunggu kau kembali untuk membawaku pulang. Tapi kenapa kau tak muncul?

Apakah aku melakukan sesuatu yang salah? Aku sakit setelah kau meninggalkanku. Aku harus menyesuaikan diri dengan jumlah makanan yang terbatas. Sebuah kue muffin, atau kulit pisang adalah apa yang bisa kutemukan untuk sarapan pagi. Tempat tidurku hanya sebatas tanah ataupun plastik sampah.

Tak ada yang menginginkanku. Setiap ada orang yang berkaos dengan tulisan "Animal Control" datang, aku akan berlari. Meskipun aku dapat menemukan majikan yang lain, aku tak mau orang lain. Jika aku tak dapat memilikimu, aku tak mau siapapun.

Aku menghabiskan malamku di tempat yang sama di malam kau membuangku. Aku masih percaya kau akan datang kembali. Kau akan sadar atas kesalahan yang telah kau buat dan datang membawaku pulang.

Rambutku rontok dan moncongku putih keabuaan. Aku kehilangan bulu yang mengkilap dan berganti dengan bulu tipis yang tak menghangatkanku. Aku ternoda oleh lumpur dan kotoran.

Pinggulku mulai terasa sakit dan lututku sangat kram. Aku tetap menyeret badanku ketempat dimana kau meninggalkanku. Tak peduli 10 tahun telah berlalu sejak kau tinggalkan aku, aku tetap percaya kau akan datang dan menjadi milikku.

Aku memerlukan kau sekarang, dari yang pernah kuperlukan!!



Video

How Could You? by Jim Willis

Ini adalah cerita yang ditulis oleh Jim Willis dalam bukunya berjudul Pieces of My Heart — Writings Inspired By Animals and Nature. Diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia oleh anjing-indonesia.blogspot.com dengan bantuan Google Translate. Sebuah cerita yang sangat mengharukan dan sebagian anjing Anda pasti mengalami hal ini. Silahkan menyimak...

Ketika aku masih kecil, aku menghiburmu dengan kejenakaanku dan membuatmu tertawa. Kau memanggilku sebagai anakmu dan walaupun banyak sepatu yang kukunyah dan banyak bantal yang kuhancurkan, tapi justru itulah caraku menjadi teman terbaikmu. Kapanpun aku "buruk," kau akan mengarahkan jari Anda padaku dan bertanya "How Could You?" - Tetapi kemudian kau akan mengalah dan mengusap-usap perutku.

Pelatihan rumahku sedikit lebih lama dari yang dipikirkan, karena kau sangat sibuk, tapi kita bekerjasama. Aku ingat malam-malam tidur disampingmu, mendengarkan curhatan dan mimpi rahasiamu, dan aku percaya bahwa hidup tidak akan lebih sempurna. Kita pergi untuk berjalan-jalan dan berlari di taman, naik mobil, membeli es krim (aku hanya punya kerucutnya karena kau bilang "Es krim tidak baik untuk anjing,"), dan aku tidur lama di bawah sinar matahari sambil menunggumu untuk pulang pada malam hari.

Secara perlahan, kau mulai menghabiskan lebih banyak waktu di pekerjaan dan karir, dan lebih banyak waktu mencari pasangan manusia. Aku menunggumu dengan sabar, menghiburmu saat patah hati dan kekecewaan, tidak pernah mencacimu tentang keputusan yang buruk, dan lompat gembira saat kau pulang, dan juga ketika kau jatuh cinta.

Dia, sekarang istri Anda, bukan "penyayang anjing" - aku masih menyambut dia ke rumah kita, mencoba untuk menunjukkan kasih sayang, dan mematuhinya. Aku senang karena kau senang. Lalu bayi manusia lahir dan aku berbagi kegembiraan denganmu. Aku terpesona dengan warna bayi itu, bagaimana bau mereka, dan aku ingin menjadi ibunya juga. Hanya kau dan dia yang khawatir bahwa aku akan menyakiti mereka, dan aku menghabiskan sebagian besar waktu di ruangan lain, atau bisa dibilang ke kandang anjing. Oh, betapa aku ingin mencintai mereka, tapi aku menjadi "tawanan cinta."

Ketika mereka mulai tumbuh, aku menjadi teman mereka. Mereka berpegang teguh pada bulu saya dan menarik diri di kaki yang masih gemetaran, menyentuh mataku, menyelidiki telingaku dan memberiku ciuman di hidungku. Aku menyukai segalanya tentang mereka, terutama sentuhan mereka - karena sentuhanmu sekarang begitu jarang - dan aku akan melindungi mereka dengan nyawaku jika perlu.

Aku akan menyelinap ke tempat tidur mereka dan mendengarkan kekhawatiran dan mimpi mereka. Bersama-sama kami menunggu suara mobilmu di jalan masuk. Pernah beberapa kali, saat orang bertanya apakah kau punya anjing, kau memberikan fotoku dari dompetmu dan memberitahu mereka cerita tentangku. Beberapa tahun terakhir ini, kau hanya menjawab "ya" dan mengubah pembicaraan. Aku telah berubah dari anjingmu ke "hanya seekor anjing," dan kau membenci setiap biaya yang harus dikeluarkan untukku

Sekarang kau memiliki pekerjaan baru di kota lain dan kalian akan pindah ke sebuah apartemen yang tidak memperbolehkan adanya hewan peliharaan. Kau telah membuat keputusan yang tepat untuk "keluarga," tapi ada suatu ketika saat aku adalah satu-satunya keluargamu.

Aku sangat senang dengan perjalanan mobil sampai kita tiba di tempat penampungan hewan. Tempat ini berbau anjing, kucing, ketakutan, dan keputusasaan. Kau mengisi formulir dan berkata "Saya tahu Anda akan menemukan rumah yang baik untuknya." Mereka mengangkat bahu dan memberimu pandangan cukup sedih. Mereka memahami kenyataan yang dihadapi anjing setengah baya atau kucing, bahkan satu yang "kertas(bersertifikat)."

Kau harus meleraikan jari-jari anakmu dari kalungku sebab dia berteriak "Tidak, Pa! Tolong jangan biarkan mereka mengambil anjingku!" Dan aku khawatir padanya dan pelajaran yang baru saja kau ajar tentang persahabatan dan kesetiaan, tentang cinta dan tanggung jawab, dan tentang menghargai semua kehidupan. Kau mengelusku di bagian kepala sebagai tanda selamat tinggal, menghindari tatapan mataku, dan dengan sopan menolak mengambil kalung dan taliku bersamamu. Kau memiliki urusan untuk ditemui, dan sekarang akupun juga.

Setelah kau pergi, dua wanita baik berkata kau mungkin tahu tentang kepindahanmu beberapa bulan lalu dan tidak berusaha untuk menemukan rumah yang baik untukku. Mereka menggelengkan kepala dan bertanya, "How Could You?"

Mereka merupakan pertanda bagi kita di tempat penampungan bahwa jadwal sibuk mereka memungkinkan. Mereka memberi kami makan tentu saja, tapi aku kehilangan nafsu makan beberapa hari lalu. Pada awalnya, setiap kali orang lewat di kandangku, aku bergegas ke depan, berharap itu adalah kau - bahwa kau telah berubah pikiran - bahwa ini semua adalah mimpi buruk ... atau aku berharap itu setidaknya akan ada seseorang yang peduli, siapa pun yang mungkin menyelamatkanku. Ketika aku sadar aku tidak bisa bersaing dengan bermain-main untuk menjadi anak anjing yang bahagia, menyadari nasib mereka sendiri, aku mundur ke sudut jauh dan menunggu.

Aku mendengar langkah kakinya ketika dia datang untukku di malam hari dan berjalan dibelakangnya sepanjang lorong ke sebuah ruangan yang terpisah. Sebuah ruangan yang tenang. Dia meletakkanku di atas meja, mengusap telingaku dan mengatakan padaku untuk tidak khawatir. Jantungku berdebar, apa yang akan terjadi, tapi ada juga rasa lega. Para tahanan cinta telah terbebas. Seperti sifat alamku, aku lebih peduli tentang dia. Beban yang ia tanggung sangat berat dan aku tahu itu, seperti aku mengetahui setiap suasana hatimu.

Dengan lembut ia meletakkan tornquet di kaki depanku, air mata jatuh dikedua pipinya. Aku menjilat tangannya seperti caraku menghiburmu dulu. Dia dengan cepat menancapkan jarum suntik ke pembuluh darahku. Saat aku merasakan sengatan dan cairan dingin mengalir melalui tubuhku, aku mengantuk dan berbaring, menatap mata lembutnya dan bergumam "How Could You?"

Mungkin karena dia mengerti maksudku, dia berkata "Maafkan aku." Dia memelukku dan buru-buru menjelaskan bahwa itu tugasnya untuk memastikan aku pergi ke tempat yang lebih baik, dimana aku tidak akan diabaikan, dilecehkan, ditinggalkan, ataupun harus menjaga diri sendiri - tempat cinta dan cahaya ini sangat berbeda dengan duniawi. Dengan energi terakhirku, aku mencoba untuk menyampaikan kepadanya dengan goyangan ekor bahwa "How Could You?" yang tadi bukan dimaksudkan untuknya. Itu adalah kamu, Majikan Kesayanganku, yang sedang kumaksudkan. Aku akan terus memikirkanmu dan menunggumu selamanya.

Semoga setiap orang yang ada dalam kehidupanmu terus memberikan kesetiaan ...

Lassie Menolong Bayi

Seekor anjing jenis Lassie, telah menyelamatkan seorang bayi yang hampir tidak bernafas.

Ia menggonggong dan mencari bantuan pada tuannya yang sedang mandi. Karena kekhawatirannya dan kesetiaannya, ia langsung menggonggong dan menhampiri tuannya yang sedang di kamar mandi dan memberikan isyarat untuk mengikutinya. Tuannya segera mengikutinya karena merasa cemas dan merasa ada yang tidak beres. Si anjing langsung menuju ke kamar bayi dan berputar-putar kemudian lompat melihat ke dalam keranjang bayi.

Tuannya yang curiga segera melihat bayinya dan menggendongnya. Alangkah terkejutnya ia mendapati anaknya yang masih bayi tidak bernafas. Dengan segera, ia memanggil anaknya yang satu lagi untuk menelepon 911. Berbagai kepanikan menghampirinya, ia langsung mencoba untuk memberi nafas buatan untuk bayinya. Namun, ironisnya, anaknya masih belum bernafas juga. Ia berpikir untuk membuat anaknya menangis agar dia bisa bernafas kembali. Sang Ibu kemudian menepuk-nepuk kaki dan pantat anaknya. Syukurlah, anak tersebut akhirnya menangis.

Akhirnya, sesaat setelah bayi tersebut menangis, bantuan 911 datang. Mereka langsung menuju ke rumah sakit, dan memeriksa. Si anaknya yang satu lagi, segera memeluk anjing tersebut karena anjing tersebut telah menolong keluarga mereka. Dia tidak dapat berpikir bila adiknya mati, dan bila anjingnya itu tidak menggonggong.

Silahkan simak video berikut...


Anjing memiliki insting alam yang hebat, sehingga ada yang dapat merasakan sesuatu. Semua itu juga tergantung kepada bagaimana si majikan merawat mereka. Anjing yang terbiasa berada di rumah akan mudah bersosialisasi dengan semua orang rumah, namun anjing yang dibiarkan tidur diluar rumah dan selalu terkurung di dalam kandang akan berubah menjadi agresif dan ketakutan, dan bahkan akan selalu menggonggong bila ada orang yang melewatinya. 
Sayangilah anjing Anda dan mereka juga akan menyayangi Anda, dan juga akan melindungi keluarga Anda di rumah dari bahaya yang mengancam mereka.

Kumpulan Testimonial KutudanJamur

KutudanJamur adalah sebuah inovasi baru dunia farmasi hewan dan tumbuhan. Produknya dipercaya dapat menyembuhkan berbagai parasit, kutu, dan jamur yang hinggap di hewan maupun tumbuhan.

Bagi Anda yang belum yakin akan keampuhan produk tersebut, saya telah mencoba untuk mengumpulkan beberapa testimonial dari kutudanjamur. Berikut hasilnya :


    Bud Weiser, si English Bulldog yang mengalami bintik-bintik di bagian dada dan kaki tangan. Sembuh dalam pemakaian selama 5 hari.

    Cimot, si Kucing yang memiliki masalah dengan kulitnya. Setelah menggunakan kutudanjamur, membaik dan tumbuh bulu baru. Pemakaian selama 52 hari.




    Siberian Husky, kulitnya yang memerah dan hampir meradang sembuh setelah menggunakan kutudanjamur. Pemakaian selama 48 hari.


    Si Molly ini mengalami sakit kulit di daerah kepala sembuh selama pemakaian 22 hari.

    PingPingPug, nama imut untuk pug yang satu ini. Mengalami ringworm dan infeksi jamur akhirnya sembuh. Pemakaian selama 15 hari.

    Oddie, megalami sakit kulit cukup parah di bagian wajah. Sembuh selama pemakaian 


    Bagi Anda yang tertarik untuk mencoba produk KNJ pada anjing/kucing ataupun tumbuhan dan bunga di rumah Anda, silahkan hubungi kutudanjamur.com atau antitickspray.blogspot.com

    Kerinduan dibalas Kemarahan



    Sumber  : Sam Soh di forum Pitbull Medan Community
    Sumber Gambar : Internet dan Suedella Liu

    Terkadang kita pulang ke rumah dan hari sudah gelap. Sepertinya anjing kita akan menerjang kita dengan energi yang jauh lebih besar, lebih besar dari kangen biasa ketika kita buka pintu belakang itu. Seandainya kita tahu, sepanjang hari tanpa kita, memori anjing dalam bentuk gambar slideshow satu demi satu terbayang di benak anjing: melihat kita naik tangga, membaca koran, membersihkan Honda, melakukan sesuatu di dapur, memakai sepatu. Tanpa kita, anjing akan mulai ber-interaktif dengan barang-barang yang berhubungan dengan kita: sepatu, koran, pakaian yang masih tergeletak di lantai waktu kita pergi tadi. Sebagai pemilik anjing, kita sering lupa kalau anjing itu sifatnya sangat terbuka dengan kepolosan yang ada. 

    Sebagai contoh, si Roscoe tidak mendapatkan tuannya dan rindunya tidak kepalang, minimal dia bisa menyatukan dirinya dengan barang-barang kita dengan memulai menggigit, mengunyah, malah menelan barang-barang yang masih memiliki bau/aroma kita untuk mencapai kepuasan 'bertemu' dengan tuannya. 

    Setiap ada bunyi di balik pintu, dia akan selalu berpikir apakah itu tuannya. Menatap pintu itu dalam dalam dan akhirnya kecewa. Ketika mendengar ada suara tuannya di balik pintu itu dan dia dengan adrenalin yang begitu kuat siap menyambut (menerjang lebih tepat) tuannya dengan semangat dan energi yang besar, ternyata suara itu makin mengecil dan hilang dengan suara motor yang semakin menjauh. Hari pun gelap, tapi harapan bertemu tuannya tidak pernah sirna. Dan kali ini dia benar, pintu itu terbuka dan tuannya datang sambil memanggil namanya. Si Roscoe melompat, menerjang, melakukan apa saja untuk bisa mendapatkan wajah tuannya untuk dijilat tanda sayang dan setia. Tapi tuannya merasa jijik dijilati dan melarang dengan marah. Terjangan si anakan Roscoe membuat tuannya tercakar dan sakit. Tuannya mundur beberapa langkah menghindar dan kemudian memarahi si Roscoe dengan keras. Hari demi hari, si Roscoe kecil dihukum semakin berat dan lebih berat. Pukulan menjadi lebih kencang dan hardikan menjadi sesuatu yang biasa dalam berkomunikasi dengan si anakan itu. 


    Nah, apa yang salah dengan gambar di atas? Emosi, harapan dari si kecil Roscoe tidak klop dengan apa yang dia bayangkan. Cinta yang mendatangkan luka. Kok bisa ya? Apa salah saya? Kapan kita main lagi? Tapi si kecil puppy tetap tidak akan menggadaikan cintanya. Hari demi hari cinta tersobek sedikit menjadi sepotong trauma, berubah menjadi takut, menjadi luka cinta yang mungkin tak terobati dalam waktu singkat. Perasaan salah menghantui bercampur rindu, sayang, dan ingin dekat terus dengan tuannya bukanlah hal yang mudah untuk seekor puppy yang baru di rumah kita. 

    Ketika kita melihat anjing kita selalu datang dengan kepala tunduk, malah kadang terkencing sedikit, lalu sedikit lagi, tapi dengan ekor yang bergoyang-goyang, ketika kita melihat anjing kita membuang kotoran tidak teratur setiap bertemu dengan kita. Kita mesti berkata: "Aku telah menjadi owner yang tidak baik dan mental anjing ini sudah rusak di tanganku." 

    Saya menyarankan untuk kawan-kawan di seluruh nusantara, ayo, mari kita mulai menjadi teman baik dari anjing kita, dan ambil waktu dengannya, dan beri kasih itu. Maka si kecil akan tumbuh menjadi anjing yang lebih berkualitas dan unggul.

    Joke of the dogs!

    Suatu pagi di hari yang cerah, semua rekan dog lover daerah Medan berkumpul ria di salah satu rumah anggotanya. Disana mereka menyiapkan menu ayam Turkey, mie, desert, dan juga susu kambing yang segar dan nikmat sebagai sarapan mantap mereka untuk mengawali aktivitas bersama anjing kesayangan. 
    Di kala itu, selain para anggota dog lover Medan berkumpul, mereka juga ikut serta membawa anjing-anjing mereka untuk dapat bereuni satu sama lainnya sehingga mereka dapat bergosip dan berbicara tentang pengalaman yang mereka dapat beberapa minggu ini.

    Tak disangka, santapan awal mereka, Turkey sudah datang dengan menggunakan troli seperti di hotel-hotel bintang atas. Sebuah piring besar yang cukup untuk menampung seekor penuh ayam Turkey tiba di depan mereka. Dengan sigap, sang pelayan membuka penutup piring mewah tersebut. Tetapi!! Alangkah hebatnya isi dari piring tersebut, karena ternyata setelah dibuka, seluruh anggota yang ikut pada saat itu langsung ternganga dan terkejut dengan muka yang berbeda-beda dan unik pada masing-masing orangnya. 
    Rupanya didalam piring tersebut, seekor anjing jenis Pug dengan nyaman tidur bergeletak dengan muka penuh kenikmatan dan mata hampir tertutup. Ia pun segera terbangun karena terangnya lampu-lampu disana. Dengan sebuah 'eee' pertanda ia sudah kenyang sangat khas yang tak mampu dilupakan, dia pun pergi. Semua anggota masih terpana, dan akhirnya sang ketua segera memanggil pelayannya untuk mengambil makanan selanjutnya.

    Pug tadi pergi dan menghampiri seekor Pomeranian hitam, dan berkata "Hei, makanan disana lezat. Cobalah!". Dengan muka penuh penasaran, pom segera menghampiri dapur tempat dimana seluruh makanan lezat dibuat. Disana tercium aroma yang sangat lezat dari mie goreng buatan Chef. Pom langsung jatuh cinta pada ciuman pertama setelah mencium aroma mie ajaib. Dengan sigap dan langkah profesional, pom segera menghampiri mie goreng itu. Namun, sangat disayangkan, ternyata sang Chef memergokinya, padahal mie belum sempat disantap. Pom yang kaget dengan segera lari tunggang langgang. Sayangnya dia berada pada ruangan buntu, dan terpaksa harus menjalankan trik super terakhirnya. Dia langsung berakting dengan berpura-pura jatuh dan tak berkutik. Chef terhenti dan merasa bersalah melihat muka 'tak berdosa' pom. 

    Melihat si pug yang cukup beruntung dan si pom yang pintar berakting, Golden yang imut ini berkata "Cape deh! Gitu aja repot!" Dengan senyumnya yang mengalihkan duniamu, Golden pintar ini tertidur pulas dibantal favoritnya. 

     Sepertinya ada yang kelewatan...  >,< Pug kecil yang masih suka 'dot'. Usianya yang pada saat itu masih menginjak umur 2 atau 3 bulan ternyata berbeda dengan saat dia besar dan mampu memakan habis seekor Turkey! 

    This is just a joke, friends. Thanks to Dogs Lover Medan (BB Group), ci Sally, kak Lila, dan ko Andy atas foto-foto imutnya. Dan sekali lagi ini semata-mata hanya untuk menghibur dan tidak bermaksud apa-apa. 
    Salam Dogs Lover Medan a.k.a Medan Dog Lover

    Story of Jaimee




    Jumlah anjing di Jakarta sudah terlalu banyak, tapi suplai terus bertambah. Para breeder yang tidak bertanggung jawab bersikeras bahwa anakan anjingnya selalu dibeli orang yang bertanggung jawab, salah satu alasannya adalah karena anjing ras dengan tato di telinga, harganya mahal dan orang akan sayang menyia-nyiakan anjing yang mereka beli dengan harga jutaan rupiah.

    Tapi apakah benar begitu?

    Pada tanggal 29 Agustus 2010, staff JAAN menemukan seekor anjing di tepi jalan Tendean. Waktu itu hari sedang panas terik, di tepi jalan seekor anjing kecil berjalan kebingungan dengan hidung yang berdarah.

    Anjing betina yang bertrah Dachshund itu kemudian diberi nama Jaimee dan dibawa untuk dibersihkan di kantor JAAN. Kami (JAAN) membutuhkan waktu hampir 2 jam untuk memandikan dan membersihkan tubuh Jaimee dari kutu yang melekat. Di tubuh Jaimee yang kurus juga ada beberapa luka bernanah, bahkan setelah diperhatikan ternyata ujung ekornya putus, menyisakan ujung tulang yang terbuka. Hidung Jaimee akhirnya berhenti berdarah, tapi kelihatannya hidung Jaimee tidak akan bisa kembali normal seperti sedia kala karena sebagian sudah hilang. Usianya sepertinya masih muda, sekitar 3 – 5 tahun, tapi gigi Jaimee kelihatan mulai berkarang, kemungkinan karena makanan yang tidak teratur dan tidak bergizi.

    Setelah dimandikan, kami memberi Jaimee makan, tapi Jaimee hanya makan sedikit, padahal Jaimee dalam keadaan malnutrisi dan dehidrasi. Setelah diperiksa lebih jauh, terbukti Jaimee menderita infeksi yang cukup berat. Perut Jaimee kelihatan gembung dan keras, ditakutkan ada masalah dengan organ dalam tapi kami belum mendapat hasil pemeriksaan perut Jaimee.

    1 Sept 2010 : Jaimee sudah lebih sehat, luka-luka mulai menutup tapi menurut dokter masih demam karena ada infeksi.Menurut dokter Jaimee terkena parasit darah, masih ada sedikit kutu (lice). Jaimee kemudian dipasang elizabeth collar karena suka menggaruk-garuk matanya, kemungkinan ia terkena infeksi mata. Dengan segera Jaimee diberi salep mata oleh dokter.

    Perkiraan kami Jaimee dibeli dari pet shop atau breeder, dipelihara di dalam kandang sempit seumur hidupnya. Hal ini dibuktikan dari bekas-bekas lukanya yang menunjukkan Jaimee tidur dan duduk di alas keras dalam jangka waktu lama, dan kukunya yang panjang menandakan jarang jalan-jalan. Setelah Jaimee sakit dan berkutu, pemiliknya tidak mau merawatnya lagi dan melepaskan Jaimee di tengah jalan raya. Jaimee yang panik kemungkinan tertabrak motor atau mobil sehingga hidungnya berdarah. Untungnya Jaimee cepat ditemukan oleh JAAN sehingga cepat tertolong.

    Dimana Kesadaran kita?
    Dimana Hati nurani kita?
    Hati-hatilah berkendara agan-agan, tolong perhatikan hidup mereka..
    Ini hanya salah satu contoh dari sekian banyak kasus yang di tangani JAAN Animal Aid dan shelter-shelter lain..

    sumber : kaskus, JAAN

    Story of Gretel

    sumber gambar :  http://doglobby.org/wp-content/uploads/2010/05/Guide-Dog-in-Harness.jpg
    Ini adalah video nyata tentang kesetiaan seorang anjing penuntun orang cacat yang selalu ingin setia menjaga tuannya hingga akhir hayatnya.
    Terjemahan oleh sang penulis dengan sedikit perubahan. Video diambil dari youtube.

    Berikut beberapa teks dalam video :
    Bagian satu.
    Gretel adalah seekor anjing penuntun yang sangat aktif dan baik. Pada tahun 1995, layanan ini dikeluarlan. Gretel telah mengabdi pada tuan Noguchi selama hampir 15 tahun. Gretel selalu menjaga Noguchi 24 jam penuh. Seperti misalnya, membangunkan Noguchi, pergi berbelanja.
    ...
    Namun, seiring kedatangan Gretel, kehidupan Noguchi berubah.
    Setiap waktu, Gretel selalu mendampinginya.
    Untuk memberi bantuan.
    Noguchi kemudian menjadi berinteraktif dengan orang lain.

    Kehadiran Gretel bukan hanya sebagai seekor anjing, melainkan sebagai anggota keluarga.
    Gretel sudah berumur 17 tahun, dimana sudah mencapai 100 tahun usia manusia.

    Tanah tak bisa lagi dilewatinya, hanya tempat tidurlah naungannya.
    Gretel pernah mengalami tiga kali stroke.
    "Saya ingin sekali membantunya, melakukan sesuatu untuknya. Tapi apalah daya, saya tidak dapat bergerak, dan tidak dapat melakukan apa-apa..." kata Noguchi.
    Sekarang, Gretel diurus oleh istri Noguchi untuk keperluan sehari-hari. Tetapi, karena istrinya juga memiliki keterbatasan tubuh, perawatan yang diberikan juga seadanya.

    ...

    Gretel teriak cemas.
    "Apa yang dia bicarakan?" tanya Noguchi.
    Apakah Gretel ingin mengatakan sesuatu? Tetapi keadaannya tidak memungkinkan dia untuk mengatakannya dengan jelas. Untuk itu, kami mengundang Heidi, sang komunikator hewan yang mampu membaca pikiran hewan. Apakah Heidi dapat membaca pikirannya?

    Heidi sedang konsentrasi...

    Gretel menangis...
    "Gretel, maafkan saya.." kata Heidi
    "Matanya tidak berfungsi dengan benar. Dan dia sensitif terhadap orang asing. Jadi Ia berteriak, untuk dapat melindungi Anda. Dia tidak dapat bergerak, jadi ia hanya bisa berteriak untuk melindungi Anda."
    "Ternyata untuk melindungi saya ... Terimakasih" kata Noguchi.
    "Saya rasa yang dia ingin katakan adalah ada anjing penuntun yang baru yang akan menjaga Anda dan menggantikan posisinya." lanjut Heidi.



    Bagian dua. 
    Kemudian para kru memasukkan anjing lain dari ruang berbeda. Nama anjing tersebut adalah Marble. Setelah Gretel pensiun, Marble-lah yang akan mengambil tanggung jawab Gretel untuk merawat tuan Noguchi. Saya rasa Gretel memanggil Marble untuk memastikan bahwa orang dalam ruangan tersebut tidak membahayakan.
    "Apakah mengecek semua orang? LOL." kata kru.
    "Bagus, kamu melakukan hal baik." Heidi memuji Marble.

    Gretel terus menerus memanggil Marble karena ia ingin menjaga Noguchi mengingat ia tidak bisa bergerak lagi.
    "Saya tidak pernah berpikir bahwa Gretel selalu melakukan apapun untuk saya," kata Noguchi. "Apakah Gretel mempunyai beberapa ketidakpuasan terhadap saya karena saya tidak bisa dan tidak pernah melakukan hal terkecil pun untuk dia?"

    Sekali lagi Heidi mencoba untuk berkomunikasi dengan Gretel...


    "Berkebalikan dengan itu, dia mengkhawatirkan Anda... dan dia merasa sangat sedih. Dan Gretel sudah tinggal bersama Anda untuk waktu yang cukup lama. Sepertinya dia mengerti ekpresi dan emosi Anda. Dan Gretel juga mengerti tentang kesedihan, kekhawatiran dan semua yang disebabkan oleh kekurangan Anda. Semuanya... Dia bisa merasakan semua tentang Anda. Jadi, dia tidak ingin menjadi beban Anda. Dan apa yang dia katakan pada saya adalah Walaupun badannya sudah lemah sekarang, hal terpenting untuk dilakukan adalah melindungi dan tinggal di samping Anda..." jawab Heidi.
    Gretel, dia pernah menjadi bagian dari tubuh Noguchi. Heidi mengatakan bahwa walaupun matanya tidak bisa melihat, dan badannya tidak dapat bergerak, itu tidak akan mengubah kesetiannya terhadap Noguchi.
    "Gretel bilang ia ingin melihat wajah gembira Anda. Apakah kalian berdua menonton baseball?" tanya Heidi.
    "Ada satu stadium didekat rumah yang kami tinggali dulu, kami sering pergi kesana" jawab Noguchi.
    "Saya rasa apa yang dia ingin katakan pada Anda adalah bahwa Anda sangat menyukai permainan baseball. (Noguchi mengangguk). Dan dia akan menggoyangkan ekornya saat dia melihat wajah gembira Anda. Karena dia mengerti semua kepedihan, jadi ketika dia melihat wajah gembira Anda, dia juga akan sangat senang. Gretel berharap cintanya sangat kuat, dan berharap untuk kembali menjadi rekan Anda lagi. Itu saja ..." lanjut Heidi. "Dan dia mengatakan bahwa dia akan selalu dihatimu, selalu bersamamu."
    "Terimakasih..."

    Story of Grandma Jenjen


    Cerita ini dibuat dalam bahasa Inggris dan diambil dari 911 for dogs.

    My name is Jenjen. I heard the vet said that I am at least 10 years old, maybe more. Honestly I forgot how old I am exactly. As an old lady, I forgot about small things like my age.
    I don’t remember much about the story of my life, but I remember having something on my shoulder. I don’t know what it is.. I guess I’m too old to understand such thing. But it felt weird and painful sometimes. The family that previously owned me did the best they could for me, but the thing on my shoulder kept getting bigger.

    A friend from 911 For Dogs heard about me and this thing on my shoulder. So my previously family decided to let 911 For Dogs take me to the doctor who can try to fix my shoulder. I thank my previous family who want the best for me and let another family take care of me.
    I am now resting and recovering at the vet clinic after the doctor operated me last week. I heard the doctor said that it was a big tumor on my shoulder. But I guess because of my old age, I am still feeling weak. The doctor told my new friends from 911 For Dogs that it’s going to take longer time for me to feel better again. 

    Kondisi JenJen menurun drastis sejak semalam. Selain ternyata ada sinusitis, hasil tes darah menunjukan JenJen gagal ginjal. Dia mulai muntah-muntah dan susah bernafas hari ini. Akhirnya tadi sekitar pukul 3.30 sore, 4 Juni 2011 – JenJen pulang ke Rainbow Bridge.

    Finally and eternally adopted by God. We love you, JenJen. You fought a good fight. Now rest, play and say hi to all our furry friends up there who have passed us away.


    Love and piece... O:)




    Yuk Request Artikel!

    Nah, berhubung banyak artikel yang berhubungan dengan anjing, maka anjing-indonesia.blogspot.com menawarkan request post. Dimana kamu bisa meminta kami untuk membuat artikel tentang salah satu topik. Caranya gampang, tinggal meninggalkan komentar di kolom bawah ini, atau bisa mengirim email ke florencia_brenda@yahoo.com

    Berbagai request yang kami terima akan kami usahakan untuk menulisnya secara lengkap, detail, dan mudah dimengerti. Dan tentu saja ini adalah layanan kami yang gratis! Karena pengunjung adalah raja.

    Terimakasih! Ditunggu loh! :D